Minggu, 05 Agustus 2012

DINAMIKA OPERASI MENUMPAS MUSUH PADA GLAPOS I SUKSES




 Dan BTP Letkol Inf Suparlan bersama prajurit lainnya terlihat sibuk mengendalikan pasukan dalam asumsi pada Gladi posko I antar kecabangan di Mabrigif 9/Kostrad Jember, Jatim yang berlangsung dari tanggal 30 Juli hingga 3 Agustus 2012 lalu.

 Pelaksanaan Gladi Posko (Glapos) I antar kecabangan tingkat Brigade tahun 2012 diakhiri dengan  melaksanakan dinamika atau simulasi antar kecabangan yang ada dalam skenerio latihan dalam menggempur musuh pada Jumat (3/8) di Mabrigif 9/Kostrad Jember, Jatim. Dalam dinamika tersebut  satuan yang terlibat dalam medan tempur  bekerjasama  pada tingkat Brigade, tingkat Batalyon Infanteri, Batalyon Infanteri Lintas Udara dan  Batalyon Armed (Pakorbantem  Brigade), serta perkuatan lain seperti Satgaspen, Pernika dan Ki Makanis berhasil menumpas musuh secara sukses.

 Dalam menumpas musuh pada kegiatan dinamika dalam gladi posko I  terlihat terciptanya kerjasama, bagimana ia mengatasi rintangan, mengevakuasi korban yang kena ranjau musuh hingga terus menggepur musuh baik dari pasukan infanteri, Kavaleri, Zipur dan satuan lainnya.  Setelah sasaran direbut lalu kemudian satuan perkuatan lainnya melakukan tugasnya masing-masing. Satgaspen misalnya pada akhir dinamika atau setelah sasaran direbut maka Satgaspen melakukan   melakukan konfrensi Perss dengan berbagai media yang ada untuk  menyampaikan hasil-hasil yang telah dicapai selama dalam babak serangan.
            Untuk memasuki fase dinamika dalam Glapos I Dan BTP  diperintahkan dari komando atas agar segera   membuat   Petunjuk dan Perencanaan (Jukcan).  Setelah    itu baru   pelaku diminta untuk   membuat produk Perintah Persiapan (Prinsiap)  sebagai bakal untuk dijadikan KIR (Perkiraan) musuh. Pada perkiraan ini disini dituangkan tentang   disposisi, komposisi dan kekuatan  musuh serta komposisi geografi, demokrafi dan ipoleksesbudhankam daerah oprasi.  KIR inilah akan dijadikan dasar oleh Komandan untuk membuat   Perintah Operasi (PO)  yang memuat  tentang  keadaan, tugas, pelaksanaan, instruksi dan koordinasi.

            Pelaksanaan   dinamika terlihat kerjasama  dan koordinasi antar satuan dan  kecabangan di TNI AD telah bersinergi dalam bergerak maju menuju sasaran musuh.  Saling koordinasi antar komandan sangat kental mewarnai kegiatan  dinamika tersebut. Penekanan koordinasi dititkbertakan sebab jika salah perintah dan kurang cermat dalam mendeteksi kemampuan musuh dan keberadaan musuh akan dapat berakibat fatal.
            Makanya dalam gladi Posko I antar kecabangan tingkat brigade tahun 2012 ditekankan   pada penguasaan dan mahir melaksanakan prosedur hubungan  komando dan staf tingkat Brigade. Kemudian para pelaku harus dapat menguasai dan mahir melaksanakan pengendalian operasi tingkat Brigade dalam pola OMP (Operasi Militer Perang).
            Penguasaan lainnya yang tak kalah pentingnya dalam Gladi Posko I antar Kecabangan  adalah harus mampu dan mahir dalam aplikasi perkiraan cepat tentang  kekuatan dan keberadaan musuh.  Sebab apabila perkiraan mendekteksi musuh dan kekeutannya  tidak sesuai dengan fakta  maka akan dapat berakibat fatal dan akan berdampak pada pasukan sendiri. Disini intelejensia Komandan sangat memegang peran penting dalam membuat keputusan.
            Dalam latihan ini juga para pelaku Gladi Posko I harus dapat menguasai dan mahir dalam prosedur taktis dan administrasi dalam pertempuran. Penguasaan taktis  bagi seorang prajurit merupakan keharusan karena sangat menentukan  dalam memformulasikan dan menempatkan  seberapa banyak  satuan yang dikerahkan jika menghadapi kekuatan musuh yang sudah diketahui  secara pasti.
             Gladi Posko I antar kecabangan tingkat Brigade tahun 2012 diakhiri dengan  evaluasi khusus kepada Dan BTP dan perkuatannya oleh Direktur Latihan Gladi Posko I Brigjen TNI Priadi Irianto . Dalam evaluasi singkatnya beliau menuturkan bahwa berbagai kelemahan  yang terjadi  selama pelaksanaan Gladi Posko I antar kecabangan tingkat Brigade tahun 2012 akan dapat dijadikan bahan penyempurnaan dalam   pelaksanaan gladi selanjutnya. Demikian evaluasi  secara singkat yang dituturkan sambil tersenyum tipis kepada pelaku gladi posko I sambil berdiri untuk menyalami para pelaku   Glapos I antar kecabangan tingkat Brigade 2012.
            Selesai penutupan Gladi Posko I di Mabrigif 9/Kostrad  para pelaku segera bersiap-siap  untuk bergerak ke Asem Bagus, Puslatpur  AL, Situbondo Jatim untuk melaksanakan Gladi Posko II. Dalam gladi Posko II nanti tidak ada persoalan yang ditimbulkan sebagaimana pada Glapos I tapi  dititik beratkan pada kegiatan  pemindahan posko pasukan  yang tadinya berada di belakang dipindahkan pada tempat yang aman setelah sasasaran direbut.
             

Kamis, 02 Agustus 2012




LAT ANCAB TINGKAT BRIGADE TA 2012

 Dan BTP Letkol Inf Suparlan menerima paparan KIR dar  para Kasi intel, ops, Pers, Ter dan Log dalam rangka Gladi Posko I Lat ancab tingkat Brigif ta 2012.