| Add caption |
Rabu, 01 Februari 2012
Senin, 30 Januari 2012
JALAN TERJAL IMPIKAN TANK LEOPARD
Hasrat bagi tentara sebagai pertahanan negera untuk segera memodernisasi alat utama sistem senjata (alutsista) nampaknya tidak begitu mudah untuk segera direalisasikan. Akibatnya Kementerian Pertahanan harus berjuang ektra keras untuk menghadapi DPR guna mayakinkan bahwa kebutuhan alusista sangat dibutuhkan oleh TNI. Apalagi, komisi pertahanan dengan tegas menyatakan menolak pembelian tank Leopard 2A6 buatan Jerman, yang dianggap tidak cocok dengan wilayah geografi di Indonesia.

Menurut Wakil Ketua
komisi pertahanan DPR Tubagus Hasanuddin dalam satu wawancara salah satu media
mengatakan bahwa “Tank canggih dengan berat beban 63 ton dirasakan tidak cocok
untuk manuver di wilayah geografis Indonesia yang berbukti, gempur bahkan
berawa.Sehingga, menurut TB Hasanuddin, tank Leopard bekas negara Balanda itu
kurang taktis untuk sistem pertahanan pulau-pulau seperti di Indonesia.
Pernyataan TB Hnasanuddin
tersebut jika dicermati terkesan penuh bumbu politis dibandingkan dengan
kebutuhan dan ancaman yang dihadapi oleh bangsa Indonesia. Sebab pengedaan tank
Leopard jelas tidak serta merta melainkan
TNI talah melihat kondisi dan ancaman yang dihadapi oleh bangsa
Indonesia beberapa tahun kedepan.
Secara logika taktis
dalam perang, jika kita berhadapan dengan tank
maka lawannya juga harus dengan
tank juga. Dan, sangat tidak masuk akal jika tank harus dilawan dengan orang. Jika
itu yang terjadi maka itu pembelian tank yang gagas oleh TNI maka itu dapat
dikatakan sia-sia.
Akan tetapi alasan TNI
patut menjadi atensi bersama dimana kebutuhan tank Leopart tersebut dilihat
dari sisi ancaman Negara-negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura yang
memiliki tank Leopart. Jika negera tetangga saja sudah memiliki tank seperti
itu lalu bagaiamana seandainya dua negera tersebut menyerang Indonesia? Apakah
tank mau dihadapkan dengan manusia? Jika itu yang terjadi maka hancurlah Negara
kita. Dengan kondisi tersebut maka TNI menyikapi dengan tank harus
dilawan tank bukan
dengan yang lain-lain.
Dengan kondisi
tersebut mungkin TNI melihat bahwa ancaman yang paling aktual datang dari Singapura dan Malaysia yang
sudah memliki tank. Namun secara politis hingga saaat ini bangsa kita belum secara terang-terangan
mengatakan bahwa Malaysia dan Singapura
merupakan ancaman nyata dimasa mendatang. Jika Negara kita tidak mengimbangi
alutsiata pertahanan Negara tetangga maka jangan heran jika dari tahun ketahun
pelecehan terhadap kedaulatan bangsa Indonesia akan sering terjadi.
Oleh karenanya kita
berharap kedepan agar egois para politisi selalu mengedepankan kepentingan yang lebih
besar. Mari kita serahkan saja kepada ahlinya yang membidangi
masalah alutsista sehingga hasilnya akan dapat optimal. Janganlah hanya kita memberi kritik kepada TNI tanpa disertai
solusinya, sebab jika itu yang terjadi maka sama saja menambah bebaban persoalan TNI bukan untuk menyelseaikan persoalan.
DOA SHALAT TAHAJUD
Apabila Rosulullah SAW shalat tahajud di waktu
malam,
beliau membaca:
beliau membaca:
اَللّهُمَّ
لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ نُوْرُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ
الْحَمْدُ أَنْتَ قَيِّمُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ
الْحَمْدُ أَنْتَ رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ
الْحَمْدُ لَكَ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ
الْحَمْدُ أَنْتَ مَلِكُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ، وَلَكَ الْحَمْدُ، أَنْتَ
الْحَقُّ، وَوَعْدُكَ الْحَقُّ، وَقَوْلُكَ الْحَقُّ، وَلِقَاؤُكَ الْحَقُّ،
وَالْجَنَّةُ حَقٌّ، وَالنَّارُ حَقٌّ، وَالنَّبِيُّوْنَ حَقٌّ، وَمُحَمَّدٌ حَقٌّ،
وَالسَّاعَةُ حَقٌّ، اَللّهُمَّ لَكَ أَسْلَمْتُ، وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ، وَبِكَ
آمَنْتُ، وَإِلَيْكَ أَنَبْتُ، وَبِكَ خَاصَمْتُ، وَإِلَيْكَ حَاكَمْتُ. فَاغْفِرْ
لِيْ مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ، وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ، أَنْتَ
الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ، لاَ إِلٰهَ إِلاَّ أَنْتَ، أَنْتَ إِلٰهِيْ
لاَ إِلٰهَ إِلاَّ أَنْتَ
“Ya, Allah! Bagi-Mu segala
puji,
Engkau cahaya langit dan bumi serta seisinya. Bagi-
Mu segala puji, Engkau yang mengurusi langit dan
bumi serta seisinya. Bagi-Mu segala puji, Engkau
Tuhan yang menguasai langit dan bumi serta seisinya.
Bagi-Mu segala puji dan bagi-Mu kerajaan langit dan
bumi serta seisi-nya. Bagi-Mu segala puji, Engkau
benar, janji-Mu benar, firman-Mu benar, bertemu
dengan-Mu benar, Surga adalah benar (ada), Neraka
adalah benar (ada), (terutusnya) para nabi adalah
benar, (terutusnya) Muhammad adalah benar (dari-
Mu), peristiwa hari kiamat adalah benar. Ya Allah,
kepada-Mu aku pasrah, kepada-Mu aku bertawakal,
kepada-Mu aku beriman, kepada-Mu aku kembali
(bertaubat), dengan pertolongan-Mu aku berdebat
(kepada orang-orang kafir), kepada-Mu (dan dengan
ajaran-Mu) aku menjatuhkan hukum. Oleh karena itu,
ampunilah dosaku yang telah lalu dan yang akan
datang. Engkaulah yang mendahulukan dan
mengakhirkan, tiada Tuhan yang hak disembah
kecuali Engkau, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada
Tuhan yang hak disembah kecuali Engkau”.
Engkau cahaya langit dan bumi serta seisinya. Bagi-
Mu segala puji, Engkau yang mengurusi langit dan
bumi serta seisinya. Bagi-Mu segala puji, Engkau
Tuhan yang menguasai langit dan bumi serta seisinya.
Bagi-Mu segala puji dan bagi-Mu kerajaan langit dan
bumi serta seisi-nya. Bagi-Mu segala puji, Engkau
benar, janji-Mu benar, firman-Mu benar, bertemu
dengan-Mu benar, Surga adalah benar (ada), Neraka
adalah benar (ada), (terutusnya) para nabi adalah
benar, (terutusnya) Muhammad adalah benar (dari-
Mu), peristiwa hari kiamat adalah benar. Ya Allah,
kepada-Mu aku pasrah, kepada-Mu aku bertawakal,
kepada-Mu aku beriman, kepada-Mu aku kembali
(bertaubat), dengan pertolongan-Mu aku berdebat
(kepada orang-orang kafir), kepada-Mu (dan dengan
ajaran-Mu) aku menjatuhkan hukum. Oleh karena itu,
ampunilah dosaku yang telah lalu dan yang akan
datang. Engkaulah yang mendahulukan dan
mengakhirkan, tiada Tuhan yang hak disembah
kecuali Engkau, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada
Tuhan yang hak disembah kecuali Engkau”.
Do’a Sholat Tahajjud dibawah ini diambil dari Hadits
Shahih Muslim
اَللّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ نُوْرُ
السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ. وَلَكَ الْحَمْدُ. أَنْتَ قَيَّامُ السَّمَاوَاتِ
وَاْلأَرْضِ. وَلَكَ الْحَمْدُ. أَنْتَ رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ. وَمَنْ
فِيْهِنَّ. أَنْتَ الْحَقُّ. وَوَعْدُكَ الْحَقُّ. وَقَوْلُكَ الْحَقُّ.
وَلِقَاؤُكَ حَقٌّ. وَالْجَنَّةُ حَقٌّ. وَالنَّارُ حَقٌّ. وَالسَّاعَةُ حَقٌّ.
اَللّهُمَّ لَكَ أَسْلَمْتُ. وَبِكَ آمَنْتُ. وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ. وَإِلَيْكَ
أٰنَبْتُ. وَبِكَ خَاصَمْتُ. وَإِلَيْكَ حَاكَمْتُ. فَاغْفِرْ لِي. مَا قَدَّمْتُ
وَأَخَّرْتُ. وَأَسْرَرْتُ وَأَعْلَنْتُ. أَنْتَ اِلٰهِي لاَ اِلٰهَ إِلاَّ
أَنْتَ
Ya Allah, segala
puji bagi-Mu. Engkau adalah cahaya langit dan bumi. Segala puji bagi-Mu. Engkau
adalah pemelihara langit dan bumi. Segala puji bagi-Mu. Engkau adalah Tuhan
langit dan bumi serta semua yang ada padanya. Engkau adalah yang hak, janji-Mu
adalah hak, firman-Mu adalah hak, perjumpaan dengan-Mu adalah hak, surga adalah
hak, neraka adalah hak, hari kiamat adalah hak. Ya Allah, kepada-Mu aku berserah
diri. Kepada-Mu aku beriman. Kepada-Mu aku bertawakal. Ke pangkuan-Mu aku
pulang. Kepada-Mu aku mengadu. Dengan (nama) Mu aku memutuskan. Maka ampunilah
aku, ampunilah dosa-dosaku, baik yang telah lewat maupun yang akan datang, yang
aku lakukan secara diam-diam maupun yang terang-terangan. Engkau adalah Tuhanku.
Tidak ada Tuhan selain Engkau
Minggu, 29 Januari 2012
PEREDARAN SENJATA ILLEGAL DI PAPUA HARUS DIUSUT TUNTAS
Papua yang berada di wilayah paling Timur Indonesia tak pernah berhenti sejumlah aksi penembakan dan kekerasan yang terjadi di Negeri Mutiara hitam itu. Senjata illegal yang tengah beredar dalam masyarakat kini menjadi momok menakutkan. Betapa tidak korbannya bukan hanya masyarakat biasa namun korbannya adalah para aparat yang selalu disimbolkan sebagai pengayom masyarakat. Salah satu korban aparat yang tewas beberapa waktu yang lalu adalah Briptu Sukarno, anggota Brimob Polda Papua, pagi ini Sabtu (28/1/2012). Pelakunya separatis OPM yang telah menembak saat sedang berpatroli bersama rekan-rekannya di kampung Wandenggobak, Distrik Mulia Kab. Puncak Jaya.
Dengan tewasnya Briptu Sukarno, telah menambah rentetan panjang korban penembakan separatis OPM kelompok bersenjata. Sepanjang Tahun 2011 saja, kasus penembakan di
Papua cukup tinggi dan tidak jarang mengakibatkan korbannya, baik warga sipil
maupun aparat keamanan yang sedang bertugas meninggal di tempat. Jumlah
korban tewas baik dari warga sipil maupun aparat keamanan ternyata tidak
sedikit. Fakta ini menunjukkan bahwa pelaku penembakan justru didominasi dari warga sipil atau milisi bersenjata OPM.
Meningkatnya
aksi penembakan oleh gerakan sipil bersenjata di Papua tidak menutup kemungkinan
disebabkan karena maraknya perdagangan
senjata api dan amunisi ilegal di Papua. Hal ini ditandai ketika beberapa waktu yang
lalu aparat berhasil menangkap empat
orang warga di Timika- Papua karena
membawa senjata api ilegal. Dari keempat tersangka polisi menyita barang bukti
berupa 2 pucuk senjata api rakitan, 1 laras pendek dan panjang, 61 butir
peluru.
Jika
ini dibairkan dengan jumlah munisi yang begitu banyak maka dapat dipastikan korban akan semakin
banyak. Itu yang baru berhasil diamankan
oleh petugas. Lalu bagaimana senjata illegal lainnya masih banyak beredar ditengah
masyarakat Papua saat ini? Konsekuensinya jika aparat tidak segera mengungkap peredaran senjata
illegal di tanah Papua maka sangat besar kemungkinan akan menjadi lahan pembantaian akan semakin meningkat.
Salah
satu penyebab maraknya peredaran senjata illegal di Papua akibat
disana terdapat konflik komunal
dan gerakan separatis di Papua. Hal tersebut
dijadikan lahan mafia
untuk dijadikan lahan bisnis dalam meraup keuntungan yang lebih besar tanpa
memperhatikan dampak yang ditimbulkan. Kondisi tersebut merupakan tantangan dan
dinamika bagi aparat TNI/Polri dalam mengurai benang kusut peredaran senjata illegal yang sangat membahayakan seluruh warga
masyarakat Papua.
Oleh karenanya kita berharap kedepan agar aparat bersama semua
elemen terkait yang ada di Papua agar bersatu padu untuk saling memberikan
informasi tentang adanya peredaran senjata illegal yang ada di Papua. Dengan
begitu maka ruang gerak para pelaku peredaran senjata illegal di Papua mudah
untuk diatasi.
Kamis, 26 Januari 2012
PEMANTAPAN KEJUANGAN TENTARA PERLU DILESTARIKAN
Sebagai akibat proses lahirnya TNI pada tahun 1945 maka di samping ada persamaan dengan tentara lain di dunia, juga mempunyai perbedaannya. Perbedaan itu terutama akibat dari kenyataan bahwa TNI lahir karena levee en masse (kebangkitan rakyat) dan bukan karena dibentuk oleh Pemerintah. Kenyataan itu mengakibatkan TNI mempunyai karakteristik tertentu yang dinamakan kejuangan TNI, satu hal yang tidak ada pada kebanyakan tentara lain di dunia.
Yang
dimaksudkan dengan Kejuangan TNI penulis memakai kata semangat. Sebab dengan semangat maka sikap dan
perilaku TNI beserta seluruh anggotanya dalam melaksanakan pengabdiannya
sebagai Alat Negara RI dan Alat Perjuangan Bangsa. Pengabdian itu meliputi
pelaksanaan fungsi mengamankan dan menegakkan kedaulatan negara serta
menjalankan tugas dalam perjuangan bangsa Indonesia mencapai Tujuan
Nasionalnya, yaitu terwujudnya masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila.
Sebagai
alat Negara TNI pada saat ini terfokus pada fungsi pertahanan negaradan fungsi-fungsi lain sebagaimana ditetapkan oleh
lembaga negara yang berwewenang seperti membantu masyarakat menghadapi akibat
bencana nasional atau memperkuat kemampuan unsur Negara lain dalam menghadapi
persoalan keamanan dalam negeri.
Untuk
menjalankan Kejuangan dengan semangat,
sikap dan perilaku yang tepat, pada tahun 1951 pimpinan TNI dengan persetujuan
pimpinan Negara telah menetapkan Sapta
Marga sebagai Etika Perjuangan TNI. Sapta Marga merupakan
pedoman untuk menumbuhkan kepada TNI dan anggotanya kesadaran untuk apa ia
menjalankan segenap kewajibannya, termasuk segala pengorbanan yang diberikan
dalam melaksanakan kewajiban itu.
Dalam
sejarah umat manusia dan sejarah bangsa Indonesia sendiri terbukti bahwa satu
tentara yang menjalankan fungsinya hanya untuk mencapai keuntungan kebendaan
(materi) dan keuangan belaka, tidak akan dapat menghasilkan performa yang
maksimal . Yang amat penting adalah motivasi perjuangan berupa sesuatu yang luhur
dan bernilai tinggi bagi bangsanya, umatnya atau kelompoknya. Satu tentara
harus mempunyai Ideologi yang memberikan motivasi perjuangan yang jauh lebih
kuat dari pada sekedar memperoleh keuntungan kebendaan atau keuangan.
Itu
telah terbukti dalam Perang Kemerdekaan Indonesia ketika TNI yang jauh lebih
inferior dalam organisasi dan teknologi dibandingkan angkatan perang Belanda
sebagai lawannya. Tetapi dimotivasi oleh hasrat menegakkan kemerdekaan bangsa,
dapat memaksa Belanda sebagai penjajah untuk mengakui kedaulatan bangsa
Indonesia pada 29 Desember 1949. Itu adalah hasil dari kekuatan ideologi TNI
yang bersumber pada Dasar Negara RI Pancasila.
Kita
berharap agar kedepan nantinya TNI sebagai kekuatan kejuangan ini dapat terus dipelihara
dan disempurnakan. Atas dasar itu disusun Sapta Marga yang berisi pedoman dan nilai-nilai kejuangan yang harus selalu
dipegang teguh TNI . Pedoman
dan penegasan ini penting sekali, tidak hanya bagi TNI Generasi 1945, tetapi
sangat penting dan sangat startegis bagi
eksistensi TNI masa kini yang harus
terus memelihara sepanjang zaman. Semoga!
Rabu, 25 Januari 2012
GERAKAN MENUNTUT KEMERDEKAAN PAPUA SEMAKIN MASIF
Berbagai konflik yang diakibatkan gerakan separatis di Papua harus segera ditangani. Jika gerakan separatis tersebut terus dibiarkan, akan mengancam kedaulatan dan keutuhan NKRI. Pemerintah tidak boleh menyerah untuk tetap mempertahankan NKRI. Di negara mana pun, jika ada sekelompok orang yang ingin merongrong kewibawaan pemerintah, maka tindakan untuk membasmi kelompok itu dinilai sebagai hal yang wajar.
Papua yang
berada di wilayah Timur Indonesia menjelang tutup tahun 2011 terus membara.
Aksi penembakan dan kekerasan yang terjadi di Negeri Mutiara hitam itu seakan
tidak pernah habis. Bahkan di awal tahun 2012, aksi kekerasan berupa penembakan
terhadap warga sipil masih terjadi di Bumi Cendrwasih tersebut.
Menurut informasinya para separatis Papua
juga telah melakukan kampanye hitam lewat
media sosial gerakan 100 Juta Suara Dukung Referendum West
Papua. Saat ini pendukung ajakan itu jumlahnya mencapai ratusan orang. Bukan itu
saja bahkan di Youtube banyak postingan film yang menuntut kemerdekaan Papua. Dengan
sedemikian cara yang dilakukan oleh separatis Papua sedemikian massif sehingga kalau pemerintah lengah dan mengaggap
remeh memungkinkan potensi Papua lepas
dari NKRI sangat besar.
Jika
dicermati kegiatan separatis Papua saat ini maka dapat ditarik benang merahnya bahwa ada
beberapa faktor yang sangat mempengaruhi eksitensi separatis saat ini. Faktor tersebut diantaranya
faktor Internal dalam negeri
Indonesia sendiri dan faktor Eksternal (adanya dukungan d ari pihak asing).
Faktor eksternal merupakan pengaruh kuat timbulnya gerakan separatisme di
Indonesia. Gerakan separatis di Papua sebagian besar karena adanya dukungan
dari pihak asing.
Kegiatan
separatis Papua yang sangat kental dengan pengaruh asing seperti
terbentuk ILWP dan International
Parliamentarians of West Papua (IPWP) di Inggris. Dan, bukan itu saja tapi di
Amerika Serikat ada West Papua Network dan di Australia sudah terbentuk yang
namanya West Papua Freedom Association, dan sebagainya.
Oleh
karenanya harapan seluruh rakyat dan bangsa Indonesia agar masalah pertahanan Negara
di Papua harus tetap dipertahankan. Adanya
tuntutan sejumlah LSM agar aparat yang
bertugas di Papua segera ditarik adalah sebuah strategi separatis OPM untuk memuluskan langkahnya
dalam memerdekakan Papua. Bagi pemerintah tuntutan tersebut tidak boleh
diakomodasi. Sebab keberadaan aparat Polri dan TNI di Papua harus tetap dipertahankan hingga
titik darah penghabisan dalam mengantisipasi gerakan separatis Papua yang
samakin masif.
AMALAN NABI DAUD AS
Dari Abu Darda ra berkata, Rasulullah SAW bersabda : Adalah diantara do’a Nabi Daud as yaitu “ Allahumma inni asaluka hubbaka wa hubba man yuhibbuka wal ‘amala aladzi yubalighuni ilaa hubbika. Allahummaj’al habbaka ahabbu ilayya min nafsii wa ahlii waminal maail baarid “ (Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kecintaanMU dan kecintaan orang2 yang mencintaiMU dan amal yang menyampaikanku pada cintaMU. YA allah, jadikanlah kecintaanku kepadaMU lebih aku cintai daripada diriku, keluargaku dan air yang sejuk/dingin (harta). (HR Tirmidzi)
Do’a diatas sangat baik untuk diamalkan sehari-hari. Sehingga kita bisa menyadari hakikat kecintaan pada sesuatu, dan mempunyai tolak ukur sebagai parameter bahwa kecintaan itu tidak akan menandingi cinta kita pada Yang Maha CintaNya, Allah Jalla wa A’laa.
Dalam surat Al Baqoroh ayat 165 disebutkan “Dan di antara manusia ada yang mengambil selain Allah sebagai tandingan-tandingan, mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. Dan orang-orang yang beriman sangat cinta kepada Allah.” Ayat ini diterangkan dengan ayat lain di surat At-Taubah : 24 bagaimana kita menempatkan cinta.
Kecintaan kita pada Allah akan diuji dengan berbagai macam kesenangan akan diri, keluarga (anak, istri/suami), serta harta. Diantara tanda-tanda cinta yang tidak pada tempatnya adalah bahwa kesenangan tersebut malalaikan kita dari Allah. Sebagai contoh, kecintaan akan diri melupakan perintah untuk berjihad, kecintaan pada keluarga membuat seorang ibu lalai sholat karena sibuk mengurusi anak, kesibukan mencari harta yang melalaikan dari mengingat Allah dan enggan berinfaq dengannya.
Cinta merupakan timbangan akal dan rasa, dimana ruh orang-orang yang memilikinya adalah bagaikan titik-titik embun yang lembut. Cinta merupakan ciptaan yang mulia, sebagaimana kutipan sebuah syair : “Bukan karena dorongan nafsu kubangkitkan cinta, tapi kulihat cinta itu adalah akhlak yang mulia“. Cinta pada Allah adalah cinta yang tidak mungkin untuk tidak terbalaskan, Cinta yang memang paling haq untuk dicintai. Maka atsar dari cinta kita kepada Allah haruslah terlihat pada perilaku kita dengan menghiasinya oleh akhlak yang mulia. Kita bisa ambil pelajaran dari kisah-kisah para Nabi dan Rasul, ataupun kisah para salafus shalih, bagaimana orang-orang yang dicintai Allah mendapat jaminan pertolongan dan belas kasih-Nya. Sungguh suatu hal yang senantiasa menjadi harapan, bahwa kita tergolong pada orang-orang yang mendapat kecintaan Allah SWT.
Bagaimana cara mandapatkan kecintaan Allah adalah dengan mencintai apa-apa yang dicintaiNya yaitu dengan menjalankan ketha’atan pada apa-apa yang telah disyariatkan Allah melalui orang tercinta-Nya, Rasulullah SAW, mencintai orang-orang yang secara dzohir kita ketahui sebagai orang yang mencintai Allah. Dan menjauhi perkara-perkara yang dapat menyebabkan kemurkaan Allah. Maka setiap amal, adalah amal yang akan semakin mendekatkan kita pada Allah.
Rasulullah bersabda, bagaimana untuk dapat merasakan manisnya iman : menjadikan Allah dan Rasul sebagai yang paling dicintai, tidak mencintai sesuatu selain karena Allah, membenci kembali kepada kekufuran sebagaimaan membenci api neraka. (HR Bukhari)
Seorang salafus shalih berkata: Tiada yang lebih kucintai selain amal kebaikan, karena Dia-lah yang akan setia mengikuti bahkan ke liang lahat.
Langganan:
Postingan (Atom)
