Minggu, 08 April 2012

AKTIVITAS OPM MASIH MENGGELIAT DI PAPUA



Situasi keamanan di Papua secara keseluruhan masih dalam keadaan kondusif, namun pada  daerah-daerah tertentu seperti basis OPM (Organisasi Papua Merdeka) dimana ia bercokol  tentunya masih sangat rawan.   Walaupun kekuatan OPM terbilang tidak begitu kuat dengan persenjataan yang sangat minim, namun aksi OPM kerap merepotkan aparat TNI/Polri  yang bertugas disana.  Aksi penghadangan dan penyerangan secara tiba-tiba terhadap aparat keamanan yaitu Polri maupun TNI, mengkhawatirkan  karena tindakan OPM tidak segan-segan melakukan tindakan kekerasan bahkan menimbulkan korban luka dipihak aparat tentara dan polisi.
Salah satu kasus penyerangan oleh OPM secara mendadak dan membabi buta terhadap aparat keamaman  yang baru-baru ini terjadi pada 12 Juli 2011 di di Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua.  Akibat kejadian tersebut   dua anggota TNI-AD dari Yonif 753/AVT Nabire dan satu orang warga sipil luka-luka terkena tembakan
Walaupun aksi penyerangan OPM ini berskala kecil namun setidaknya akan mempengaruhi situasi dan kondisi keamanan di daerah tersebut. Aparat keamanan baik Polri maupun TNI seringkali kesulitan menangkap kelompok OPM yang beraksi di Kabupaten Puncak Jaya, Papua.  Akibat kondisi daerah memiliki  hutan yang luas dan  lebat    kerap  dimanfaatkan oleh OPM untuk melakukan aksi penyerangan secara mendadak dan kemudian lari masuk kedalam  kerimbunan hutan setempat. Beberapa kali upaya penangkapan dilakukan tetapi  aparat selalu kehilangan jejak mereka.
Terus berulangnya aktivitas teror yang dialakukan oleh OPM, sedikit banyaknya akan  dapat  menghambat pembangunan dan peningkatan perekonomian masyarakat dan daerah di Papua pada umumnya. Bagaimanapun perekominan di daerah tersebut akan dapat meningkat dan masyarakatnya sejahtera jika kondisi daerah itu betul-betul kondusif. Jika separatis OPM tetap melakukan pembangkangan agar Papua lepas dari NKRI maka secara pasti akan dapat mempengaruhi aktivitas secara keseluruhan.
Oleh karena itu kita berharap kepada aparat TNI/Polri di Papua segera mengambil  langkah tepat untuk meminamalkan aktivitas OPM.  Aparat keamanan di Papua tidak boleh kendor untuk terus memburuh dan menangkap separatis agar     mempersempit ruang gerak OPM.   

Tidak ada komentar:

Posting Komentar