Rabu, 18 April 2012

TEROR DI PAPUA HARUS DIHENTIKAN


Aksi kekerasan di Bumi Cendrawasih sampai saat ini masih sering terjadi. Terakhir adalah ditembaknya pesawat komersial Trigana Air yang hendak mendarat di Puncak Jaya Papua. Pelaku penembakan pesawat ini adalah orang-orang yang sengaja memperkeruh suasana, yang sudah berangsur-angsur membaik  dengan teror secara mendadak dan tidak memandang siapa saja yang menjadi sasarannya. Akibat dari penembakan ini seorang jurnalis tewas dan mencederai 4 orang lainnya. Dapat dipastikan yang melakukan penembakan dan penebar teror selama ini di Papua adalah kelompok separatis Organisasi Papua Merdeka (OPM). Untuk itu apapun bentuk dan tujuannya, teror yang ada di Papua harus segera dihentikan agar masyarakat merasa aman dan situasi kembali kondusif.
Mengapa bisa dikatakan ulah para pemberontak separatis bersenjata alias OPM? Di bumi Indonesia ini, diluar dari aparat keamanan TNI dan Polri, siapapun yang berhak memegang senjata adalah orang-orang yang telah mendapat izin dari pemerintah. Karena itu, ulah separatis bersenjata  inilah yang menjadi satu-satunya penyebab terjadinya penembakan. Kuat dugaan kelompok separatis bersenjata kembali mengingatkan bahwa gerakan mereka masih ada dan ini mengindikasikan dan memberi sinyal kepada aparat TNI/Polri bahwa mereka masih eksis.
Untuk itu, kami menghimbau kepada aparat TNI/Polri untuk sesegera mungkin melakukan langkah-langkah penindakan. Jangan biarkan mereka melebarkan gerakan, tumpas habis sampai ke akar-akarnya. Masyarakat sudah sangat gerah dengan teror dan ancaman ini. Apapun bentuk dan tujuannya, siapun tidak dibenarkan melakukan kekacauan di NKRI. Jika melakukan tindakan kekerasan apalagi kekacauan akan berhadapan dengan aparat TNI/Polri, masyarakat dan tentu saja hukum yang berlaku di Indonesia.
Kepada aparat TNI/Polri, jangan ragu dalam bertindak. Tumpas habis para pengacau yang mengganggu ketertiban umum, apalagi membahayakan integritas bangsa dan negara Republik Indonesia. Kepada masyarakat dihimbau untuk tidak ikut terpancing dan bersikap tenang agar suasana tidak keruh. Mari kita percayakan, penangkapan dan penumpasan para pemberontak separatis bersenjata kepada aparat terkait dalam hal ini TNI dan Polri. Informasi sekecil apapun sangat berharga bagi aparat keamanan untuk melokasi dimana keberadaan para pemberontak itu.
Ingatlah, kita satu bangsa satu tanah air, apa yang dirasakan rakyat di Papua, kami juga turut merasakannya. Karena itu, marilah kita sama-sama berpartisipasi membantu aparat keamanan dalam bekerja. Mari kita dukung dan berdoa, kiranya aparat keamanan dapat menangkap para separatis OPM agar bumi Papua kembali kondusif seperti yang kita inginkan bersama. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar